Langsung ke konten utama

Sahabat??????



Sahabat….

7 huruf yang memiliki banyak makna dan arti di kehidupan ini. Ada yang bilang, sahabat itu dia yang selalu ada dalam suka maupun duka, ada juga yang menganggap sahabat adalah mereka yang kemana-mana selalu bersama, karna dalam kebersamaan itu pasti mereka mengenal satu sama lain, dan pasti ada sesi curhat yang terlontar begitu saja, meskipun terkadang curhat mereka gak di denger. Tetapi, ada juga yang bilang kedekatan itu bukan sahabat loh, melainkan hanya “teman dekat” atau “teman main” atau apalah lainnya, ada juga yang bilang sahabat itu mereka yang selalu bikin lo happy, mereka yang selalu bikin lo seneng, mereka yang selalu ngebela lo, walaupun lo salah. Tapi, ada juga yang bilang kebalikannya, sahabat itu harusnya ngasih tau lo kalo lo salah, bukan malah ngedukung lo, tapi ujung-ujungnya ngomongin lo di belakang. Yah terlalu banyak definisi soal sahabat dari orang-orang yang beda. Kalo menurut gue sih sahabat itu, hmm.. apa ya? Sampe sekarang gue juga bingung sih apa definisi sahabat yang sesungguhnya. Hahaha. Oke gue akan coba mendefinisikan apa itu “sahabat” menurut gue, sahabat itu sih mereka yang bikin nyaman, mereka yang gak bikin kita sakit hati, mereka yang selalu dengerin curhatan kita tentang apapun itu meskipun kita udah nyeritain ribuan kali, karna saking senangnya kita, meskipun mereka gak bisa kasih solusi/saran atas apa yang kita curhatin, tapi setidaknya mereka akan bersedia untuk meminjamkan pelukannya/pundaknya untuk tempat kita menangis, mereka yang peka kalo kita tuh gak baik-baik aja meskipun kita bilang kita gak kenapa-napa, mereka yang bisa jaga rahasia curhatan kita dan mereka yang bertahan dengan definisi “sahabat” itu sampai selamanya, sampai tua nanti, bukan yang cuma sesaat, bukan yang cuma setahun atau dua tahun, karna gue tau dengan bertambahnya umur masalah itu akan semakin banyak&besar, makanya gue butuh sahabat. Ya itu sih definisi sahabat menurut gue. Pasti kalian punya definisi masing-masing lah ya J
Dari definisi “sahabat” versi gue, jujur aja gue belom nemuin siapa dia. Untuk sekarang sih mungkin hanya laptop dan handphone, karna cuma dengan mereka ber2, gue bisa ngungkapin apa yang ada di hati dan fikiran gue tanpa harus gue pendem lagi, tanpa harus gue tahan, dan semua itu gue ungkapin melalui sebuah tulisan. Tapi ada sahabat gue yang bener-bener hebat banget! Dia tau isi hati gue tanpa harus gue mengucapkannya lewat kata-kata dan mulut, dia tau semua apa yang gue rasain, apa yang gue lakuin, Dia adalah Allah. Dia maha mengetahui semua tentang diri gue J. Terimakasih Allah! J
Gue bingung, galau, kesel, marah, bingung, sedih. Gue bingung kemana perginya temen-temen gue yang dulu waktu bareng-bareng mereka menyebut dirinya sebagai “sahabat” gue, kemana mereka yang dulu? Kemana perginya mereka yang selalu ada disaat gue mau curhat? Kemana perginya mereka yang selalu nanggepin semua curhatan gue? Kemana mereka sekarang??? Gue tau kita udah punya sekolah baru, teman-teman baru, lingkungan baru, pergaulan baru dan beda, mungkin mereka udah sibuk sama semua yang baru, mungkin mereka udah menemukan titik nyaman mereka yang baru. Tapi gue gak mau kehilangan mereka! Gue cemburu sama mereka! Gue kangen mereka! Gue cuma mau mereka yang dulu! Gue belom nemuin sosok yang kaya mereka disini! Awal-awal masuk sih ada yang kaya mereka, tapi seiring berjalannya waktu mereka berubah, mereka bukan mereka yang gue mau, mereka gak ngerti gue, mereka gak selalu dengerin/nanggepin curhat gue, mereka gak selalu jaga rahasia gue! :’( :’( gue tau, gue gak bisa seenaknya kaya gini pengen mereka kaya apa yang gue mau, gue tau gue semua orang punya sifat yang beda. Tapi apa salah, kalo gue cuma mau nemuin titik nyaman gue yang baru? Salah kalo gue mau punya sahabat yang bener-bener sahabat? Aku kangen mereka, Tuhan!
Dan sekarang, gue bener-bener merasa sendiri, gue ngerasa gak punya temen, apalagi sahabat, gue capek sama semuanya. Kemana perginya temen-temen gue? Kemana mereka yang dulu? Gue mau usaha, tapi gue harus apa biar mereka balik kaya dulu lagi??? Mereka yang sekarang, bukan mereka yang dulu gue kenal. Mereka yang dulu sudah hilang ditelan waktu yang terus berjalan. Mungkin gue bagi mereka juga begitu, mungkin bagi mereka gue juga sudah hilang di telan waktu yang jahat. Mungkin semuanya saling timbal balik, mungkin mereka menghilang dan sibuk dengan yang baru, karna gue juga menghilang dari mereka. Mungkin temen-temen gue yang sekarang gak bisa jadi temen kaya yang gue mau, karna gue juga gak bisa jadi apa yang mereka mau :’) Gays, I Miss You so much! Ayo kita balik kaya dulu lagi, meskipun kemungkinannya sangat kecil :’) –Neng Mut-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Dearest Mom♥

Selamat 22 Desember, dan selamat hari ibu!!!! Untuk cintaku, Ibu.. Bu, terimakasih telah mengandungku selama 9 bulan dengan penuh perjuangan, Terimakasih telah bertaruh nyawa untuk melahirkanku dan mengenalkanku kepada dunia, Terimakasih telah mendidikku untuk membedakan mana yang benar mana yang salah dan telah mengenalkanku kepada Allah, dan semua ciptaan-Nya Terimakasih telah membesarkanku dengan caramu yang lembut, yang penuh perhatian, yang penuh cinta dan kasih sayang Terimakasih atas segala jasa dan pengorbananmu yang tidak bisa aku hitung dan tidak bisa aku sebutkan satu persatu karna sudah begitu banyak Maafkan aku yang pernah membuatmu marah dan kesal, bu Maafkan aku kalau aku sering tidak menuruti semua omonganmu Maafkan aku yang selalu merepotkanmu Maafkan aku yang masih belum bisa membahagiakanmu Maafkan aku atas segala kesalahan yang pernah ku perbuat secara sadar maupun tidak sadar dan tidak terhitung banyaknya, bukakan pintu maafmu, agar ak...

ILM Arts festival

ILM Arts festival adalah sebuah acara yang berisi tentang ceramah, kajian, dan insight tentang Islam. Seklias, kalo gue ceritain kaya gitu kayanya biasa banget ya? Padahal enggak. Sama sekali enggak. Ini acara sumpah super duper keren banget!!! Jadi, mereka menyampaikan nya tuh dengan cara yang sangat berbeda. Melalui seni. Mereka menyampaikan dengan cara nyanyi, puisi, fashion, lukisan lampu, photography, videography, mural, calligraphy, dan berbagai macam hal berbau seni keren lainnya. Mereka tuh orang-orang yang keren banget 😍 mereka bisa menyampaikan islam, mereka bisa berdakwah dengan cara yang nggak membosankan. Dan ada satu penampilan yang ngebekas banget. Yaitu Fyyn Jamal. Dia membawakan speaking word yang bertemakan "perempuan" banget deh. Penonton yang perempuan rata-rata pada nangis ketika dia tampil. Karena dia juga membawakan nya sambil menangis. Ah :') Isinya kaya gini, "One thing for sure I am a lot free, I h...

Bukan sekedar jalan-jalan, banyak hikmah yang bisa kita ambil~

Seperti yang udah gue ceritain di post gue yang sebelumnya, ke Malaysia ini memang adalah salah satu dari bagian mimpi besar gue. Dan banyak banget hal yang bener-bener gue renungin dari kisah ini. Dimulai dari bagaimana gue harus merubah perspective gue bahwa ke luar negeri itu, bukan cuma tentang jalan-jalan, bukan cuma sekedar menikmati ciptaan Allah Swt. Karena ketika kita mikir kaya gitu, yang ada malah cuma berpikiran "ngapain sih ke luar negeri? Negara gue aja udah indah banget, melebihi negara orang. 😕" Tapi, ke luar negeri itu adalah tentang bagaimana kita mempelajari sistem disana, bagaimana kita mengambil hikmah dalam suatu perjalanan, tentang pengalaman apa aja yang bisa kita ambil, tentang banyaknya bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru dengan kelakuan, kepribadian, bahkan kepercayaan yang berbeda-beda. Seperti waktu di Malaysia kemarin, untuk pertama kalinya, gue ngeliat orang sholat tanpa kaos kaki, dengan rok ngatung....