Langsung ke konten utama

Sedikit goresan untuk Remusa...



Jabat tanganku, Mungkin untuk yang terakhir kali.
Kita berbincang, tentang memori di masa itu..
Peluk tubuhku, usapkan juga air mataku.
kita terharu, seakan tidak bertemu lagi…

Dear kalian, teman-teman yang selalu aku rindukan.
Selamat ya, kita sudah resmi dinyatakan LULUS dari masa putih abu-abu pada tanggal 15 Mei 2015 kemarin. Yeaaaayyy!!! Selamat!! Temen-temen gue mah hebat banget dah emang :*
 Remusa 14

Tapi yaa, kelulusan itu bikin perasaan campur aduk banget. Di satu sisi, seneng bisa lulus (walaupun saat itu nilai belum keluar), tapi di sisi lain, sedih (banget) karna setelah ini, setelah kita mulai sibuk dengan “dunia baru”, dengan lingkungan baru, dan dengan segala macam halnya yang baru, kita harus berpisah, untuk waktu yang sangaaaaaat lama, untuk waktu yang tak terhingga, bahkan ‘mungkin’ kita gak akan bisa bener-bener kumpul komplit 32 kepala. Mungkin yang dapat menyatukan kita untuk berkumpul, hanya 2 hari besar, yaitu Hari Pernikahan dan Hari Kematian, dan jujur pada 2 hari itu pun gue gak yakin kita bisa kumpul komplit 32 kepala, pasti salah satu dari kita akan ada yang absen untuk tidak bisa hadir, karna memang ada suatu hal mendesak yang tidak dapat di tinggalkan. Sedih ya? Iya, Banget!

Bersenang-senanglah kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan..
Di hari nanti, sebuah kisah klasik untuk masa depan..
Bersenang-senanglah kar'na hari ini yang 'kan kita banggakan..
di hari tua…

Sedih banget sih, kalau mikirin apa yang akan terjadi sama hubungan kita di masa depan nanti. Tapi, kalau di fikirin aja, gue rasa bakal percuma juga, toh semua memang akan terjadi, seberapa kuat pun gue berusaha buat ngerangkul kalian, kalian tetep akan pergi untuk mengejar cita dan harapan masing2 kan?
Gue yakin kok, kalian gak akan ngelupain semua kenangan kita, secara udah banyak banget yang kita lewatin selama kurang lebih 3 tahun ini, gue yakin kalian akan tetap inget sama semua kenangan, dan sama isinya Remusa, meskipun gak inget sampai setiap detailnya.
Namun, gue juga gak bisa memungkiri, kalau suatu saat nanti ada titik dimana kita emang gak bisa sama-sama terus, ada titik dimana kita harus berpisah, dan ada titik dimana kita gak bisa maksain kehendak untuk terus sama-sama, untuk terus main bareng, untuk terus ketawa bareng, untuk terus berjuang bersama-sama. Dan… akan ada titik dimana salah satu dari kita akan lupa sama yang lain, dan mungkin hal terburuknya kita akan saling lupa. Karna, kita bukan Tuhan yang bisa nentuin jalan fikiran orang lain, yang bisa nge keep memory orang lain. Dan seperti yang kalian tau, di dunia ini gak ada yang abadi.

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian…
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian…

video kompilasi remusa, kegilaan remusa..

Bukan mungkin, tapi memang iya. Iya gue masih mau sama kalian, gue masih mau bareng-bareng sama kalian selamanya. Karna hanya kalian yang bisa bikin ngakak sebebas-bebasnya dalam durasi panjang, Cuma kalian yang gak perduli sama omongan jelek orang lain, yang pegang prinsip yang penting kita bahagia, yang penting kita seneng. Yang punya prinsip “karna persahabatan adalah segalanya”, yang gak pernah mempan sama omelan guru, yang gak tau malu kalo di liatin orang waktu lagi ngamen ngeblokir koridor, waktu lagi main kejar-kejaran ampe muterin sekolah, waktu maen suatu hal yang orang lain gak punya, contohnya waktu lempar botol ngelewatin ruang hubin di lantai 2, waktu di suru dare joget2 diluar kelas, ngajak kenalan ade kelas. kalian juga bodo amat, karna urat malunya remusa emang udah putus kalo lagi bareng2 mah haha..
Pertemanan kita memang gak mulus-mulus aja, namanya ABG pasti ada aja ributnya, ada aja masalahnya. Kita pernah kok adu mulut, marah2 dsb. Tapi gak pernah lama, mungkin paling lama Cuma 2/3 hari. Habis itu udah ketawa bareng lagi deh :)
Tapi, sekarang semuanya Cuma tinggal kenangan, kita udah lulus, dan kita bakal jarang banget gila-gilaan kaya gitu, gak bakal bisa lagi ngeblokir koridor buat main, gak bakal bisa lagi diliatin orang banyak karna tingkah lakunya aneh-aneh, dan.. bakal jarang ngakak dalam durasi panjang…

Sampai jumpa kawanku…
S'moga kita selalu…
Menjadi sebuah kisah klasik, untuk masa depan…
Sampai jumpa kawanku…
S'moga kita selalu…
Menjadi sebuah kisah klasik, di hari nanti...

Dan sekarang, waktunya kita untuk terus berjuang, namun dengan cara masing-masing yang berbeda-beda. Waktunya kita untuk terus berlari mengejar cita2, untuk mengejar masa depan yang silau *gue butuh kaca mata item*.
Terimakasih untuk 3 tahunnya REpublik MUltimedia Satu. Terimakasih udah ngasih warna yang bermacam-macam di hidup gue.s Terimakasih udah bikin masa putih abu-abu gue bukan Cuma “putih abu-abu” tapi colour full!!
Sampai jumpa remusa di masa mendatang dengan membawa kesuksesan masing-masing, Remusa! Semoga kita semua akan selalu ingat satu sama lain, semoga sometime kita bisa kumpul dengan membawa keluarga kecil masing-masing. Semoga kita dapat terus saling membantu disaat yang lain kesusahan.. Amin!
See You on top, Remusa 14! Sukses ya kalian semua! May God bless us. Amin! Aku sayang kalian!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Dearest Mom♥

Selamat 22 Desember, dan selamat hari ibu!!!! Untuk cintaku, Ibu.. Bu, terimakasih telah mengandungku selama 9 bulan dengan penuh perjuangan, Terimakasih telah bertaruh nyawa untuk melahirkanku dan mengenalkanku kepada dunia, Terimakasih telah mendidikku untuk membedakan mana yang benar mana yang salah dan telah mengenalkanku kepada Allah, dan semua ciptaan-Nya Terimakasih telah membesarkanku dengan caramu yang lembut, yang penuh perhatian, yang penuh cinta dan kasih sayang Terimakasih atas segala jasa dan pengorbananmu yang tidak bisa aku hitung dan tidak bisa aku sebutkan satu persatu karna sudah begitu banyak Maafkan aku yang pernah membuatmu marah dan kesal, bu Maafkan aku kalau aku sering tidak menuruti semua omonganmu Maafkan aku yang selalu merepotkanmu Maafkan aku yang masih belum bisa membahagiakanmu Maafkan aku atas segala kesalahan yang pernah ku perbuat secara sadar maupun tidak sadar dan tidak terhitung banyaknya, bukakan pintu maafmu, agar ak...

ILM Arts festival

ILM Arts festival adalah sebuah acara yang berisi tentang ceramah, kajian, dan insight tentang Islam. Seklias, kalo gue ceritain kaya gitu kayanya biasa banget ya? Padahal enggak. Sama sekali enggak. Ini acara sumpah super duper keren banget!!! Jadi, mereka menyampaikan nya tuh dengan cara yang sangat berbeda. Melalui seni. Mereka menyampaikan dengan cara nyanyi, puisi, fashion, lukisan lampu, photography, videography, mural, calligraphy, dan berbagai macam hal berbau seni keren lainnya. Mereka tuh orang-orang yang keren banget 😍 mereka bisa menyampaikan islam, mereka bisa berdakwah dengan cara yang nggak membosankan. Dan ada satu penampilan yang ngebekas banget. Yaitu Fyyn Jamal. Dia membawakan speaking word yang bertemakan "perempuan" banget deh. Penonton yang perempuan rata-rata pada nangis ketika dia tampil. Karena dia juga membawakan nya sambil menangis. Ah :') Isinya kaya gini, "One thing for sure I am a lot free, I h...

Bukan sekedar jalan-jalan, banyak hikmah yang bisa kita ambil~

Seperti yang udah gue ceritain di post gue yang sebelumnya, ke Malaysia ini memang adalah salah satu dari bagian mimpi besar gue. Dan banyak banget hal yang bener-bener gue renungin dari kisah ini. Dimulai dari bagaimana gue harus merubah perspective gue bahwa ke luar negeri itu, bukan cuma tentang jalan-jalan, bukan cuma sekedar menikmati ciptaan Allah Swt. Karena ketika kita mikir kaya gitu, yang ada malah cuma berpikiran "ngapain sih ke luar negeri? Negara gue aja udah indah banget, melebihi negara orang. 😕" Tapi, ke luar negeri itu adalah tentang bagaimana kita mempelajari sistem disana, bagaimana kita mengambil hikmah dalam suatu perjalanan, tentang pengalaman apa aja yang bisa kita ambil, tentang banyaknya bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru dengan kelakuan, kepribadian, bahkan kepercayaan yang berbeda-beda. Seperti waktu di Malaysia kemarin, untuk pertama kalinya, gue ngeliat orang sholat tanpa kaos kaki, dengan rok ngatung....