Dia datang secara tiba-tiba,
Dia datang tanpa permisi,
Dia datang lagi setelah sekian lama tak bersua,
Dia datang membawa sejuta kejutan dan kebahagiaan,
Dia datang dengan cara yang berbeda,
Dia datang dengan kesan yang berbeda,
Dia datang dan membuat sejuta senyum,
Dia datang bagaikan cat air yang mewarnai hari-hariku,
Namun lama kelamaan cat air itu memudar dan menghilang,
mungkin karna aku yang tidak merawat dan menjaganya dengan baik, atau mungkin
memang cat airnya yang tidak berkualitas bagus sehingga tidak sanggup bertahan
lama di kanvas ku.
Sejuta senyum itu sedikit demi sedikit juga berubah menjadi
kegundahan,
Dia yang aku pikir berbeda ternyata mungkin sama dengan yang
lain, yang hanya datang dan memberi warna sesaat namun pergi dan menghilang
lagi..
Mungkin ini caranya Allah untuk menjagaku agar tidak
terjerumus lebih dalam di rasa yang salah ini, bukan bukan rasanya yang salah,
tapi cara menyikapinya yang salah.
Mungkin lagi-lagi kali ini Allah hanya mempertemukan untuk
saling belajar, untuk sesaat, untuk saling memberi kesenangan sesaat, tidak ada
yang percuma dan sia-sia jika Allah yang mempertemukan, tinggal kita saja yang
mensyukuri atau tidak adanya pertemuan itu.
Wahai Allah yang Maha Pembolak Balik Hati manusia, jangan
biarkan aku berharap lebih kepada selain-Mu..

Komentar
Posting Komentar