Seperti yang gue ceritain dipostingan gue sebelumnya,
Gue ke Malaysia tiketnya dibayarin sama kantor. Kantor gue
baik bgt ya? Iya! Dapet beginian waktu karyawannya masih dikit, ngga sebanyak
sekarang. Dan, tiket pp ini juga nggak Cuma-Cuma kok dikasihnya! Tiket ini
dikasih karena ada sesuatu yang kita achieve..
Dan berangkatlah 7 wanita ini ke Malaysia..
Hari pertama, kita sampai di Malaysia itu malam hari.
Langsung check in hotel, taro barang, mandi, keluar lagi cari makan sambal
keliling-keliling sekitar hotel buat ngeliat Malaysia malam hari. Dan lumayan
lah dapet beberapa spot foto yang instagramable gituu~ kaya gini contohnya..
Setelah puas berkeliling, kami kembali ke hotel dan
beristirahat..
Esok harinya, kami bangun jam 7.00 pagi dengan kondisi belum
sholat subuh.. bangun-bangun gedeag
gedebug langsung ambil wudhu..
Untungnya, jam 7.00 pagi waktu Malaysia itu sama seperti jam
6.00 pagi waktu Indonesia. Jadi, disana memang lebih cepat 1 jam, namun kondisi
langitnya sama dengan Indonesia.
Setelah sholat, kami bergantian mandi dan siap-siap untuk
jalan lagi. Tujuan kami hari ini adalah ke acara ILM arts festival.
Setelah itu, kami berangkat ke acara ILM menggunakan KMT,
untuk detail rangkaian acaranya, udah aku ceritain di postingan
Di acara ILM tersebut juga ada penjual nasi lemak yang
membawa komunitas gerakan untuk anak-anak autis. Mereka membawa gerakan itu
karena, salah satu anak mereka ada yang menderita autis. Ya, mereka adalah satu
keluarga yang berjualan makanan menggunakan mobil dan membawa gerakan ini
Setelah acara selesai, kita pulang ke hotel lagi dan hari
sudah hampir malam. Akhirnya hanya mampir untuk mengisi perut, kita kembali
lagi ke hotel dan tidur lebih cepat…
Hari kedua di Malaysia! Ini yang paling seruu
Jadi, di hari kedua ini, kita free time, dan bebas-bebas mau
kemana aja. Nah, kebetulan kita sewa 2 kamar di hotel ini. Dan ternyata di
kamar sebelah, sudah terjadi diskusi untuk melewati hari ini. Ternyata, mereka
berniat mau mencar, dan nanti jam 4 sore udah harus kumpul lagi ditempat
pembelian oleh-oleh.
Dan kira-kira begini pembagiannya,
·
Kak Wini-mau menyelesaikan tulisan tentang ILM
kemarin di hotel. Mau usaha 4 tulisan dalam waktu sekian jam. (pas denger ini,
gue sempet sewot. Kak wini lagi di negeri orang, bukannya jalan-jalan explore,
malah diem di hotel dan nyelesain tulisan -_- tapi, kata kak wini dia seneng
kaya gitu. Yaudah deh. Hfftt)
·
Kak Desti – Kak Yessy menjelajahi masjid-masjid
besar yang ada di Malaysia.
·
Kak sittah pergi sendiri untuk melatih speaking
englishnya dan mau coba jalan sendirian di negeri orang, untuk dapat pengalaman
baru. Terus sorenya juga mau ketemu temennya yang kuliah di Malaysia.
·
Kak Mella juga pergi sendiri untuk melawan rasa
takutnya pergi sendirian.
·
Nah, Muti sama Kak Upi pergi berdua. Kebetulan,
tanpa disengaja, sebelumnya kita memang nyusun itin bareng. Dan kebetulan juga
kita berdua sama-sama tipe yang paling ngga suka ditempat rame sendirian.
Nah setelah rapi kami berangkatlah satu persatu, ngga keluar
bareng, yang duluan ya duluan, yang searah ya searah. Tapi, nyatanya selama
berpencar itu, kita ngga pernah ketemu satu sama lain, meskipun ada beberapa
tempat yang sama yang kita kunjungi.
Cerita kak upi dan
muti akan ada di post terpisah, yaa…
Akhirnya jam 5 sore kita udah saling ketemu di pusat tempat
oleh-oleh itu (padahal janjian jam 4)
Kita ketemu, makan bareng dan cerita lah masing-masing
bagaimana perjalanannya tadi..
Kak wini, berhasil nulis 4 tulisan dan langsung dipost di
facebook, muti dan kak upi menikmati perjalanannya, kak Yessy dan kak Desti
menemukan berbagai kisah haru sampai sedih dan menangis, kak sittah dan kak
mella happy juga karena bisa melawan ketakutan dan bisa menambah pengalaman
berdialog dengan orang asing. Alhamdulillah.. masing-masing punya hikmah dan
pembelajaran yang berbeda-beda :’)
Setelah bercerita dan menyelesaikan makan, kita lanjut ke
Menara KLCC Tower. Foto-foto, naik KMT, bas operasi terakhir. Wah hari yang
Panjang, seru, dan penuh pengalaman. Terimakasih Malaysia!



Komentar
Posting Komentar