Langsung ke konten utama

Postingan

Do'a, bring you to achieve your dream

Dari dulu, cita-cita gue itu gue pengen jadi penulis. Karena suka baca novel dan suka aja merangkai cerita. Makanya udah punya blog ini dari kelas 1 SMK. Tapi pas tes minat bakat waktu SMP, hasilnya sebagai director/produser film. Nah berhubung anaknya tuh patuh banget dan percaya banget sama hasil-hasil gituan, jadilah waktu SMK ngambil jurusan Multimedia, dan alhamdulillah masuk wkwk. Dapetlah pelajaran bikin film pendek, bikin video clip, dll lah, dan as always gue jadi scriptwriter wkwk. Terus gue emang anaknya dasarnya gak sabaran ya, jadi tiap shooting tuh gue ikut, dan kadang suka gregetan gitu pengen ngedirect karena gue yang tau gambaran ceritanya kaya apa wkwkwk. Padahal harusnya udah kerjaan sutradara kan, tapi karena gue suka gemes jadi gue turun langsung, dan suka ngomelin sutradara haha. *monmaap yang pernah jadi sutradara setim sama gue wkwk. Sampai saat itu gue masih gak sadar kalo ternyata jenis tulisan itu ada banyak, gak cuma dengan lu bilang lu mau nulis, dan...
Postingan terbaru

Ngebolang di Malaysia

Hai, masih tentang Malaysia.. Jadi, Muti dan kak Upi disaat free day jalan berdua. nggak sendiri-sendiri, karena kita emang gamau sendirian kaya anak ilang wkwkwk Cek postingan sebelumnya , yaa. kenapa akhirnya kita memutuskan untuk jalan misah-misah.. Setelah keluar hotel, Muti dan Kak Upi langsung menuju stasiun untuk naik MRT/LRT. Tujuan pertama kami ke Batu Caves. Sesuai itinerary yang udah kita susun. Jadi, Batu Caves ini semacam goa gitu, budaya india yang di sekitarnya banyak patung dewa-dewa gini, dan banyak monyetnya juga. Monyetnya serem-serem pula karena mereka pada kelaperan gitu :( Nah, di Batu Caves ini,ada beberapa goa yang bisa kita masukkin. Tapi, gue sama Kak Upi cuma masuk ke 1 goa. dalemnya kaya gini kira-kira terus disitu kita ketemu sama orang Indonesia, dari Surabaya, dan dia pake produk Afrakids, dooong.. duh gue sama kak Upi seneng bangga bukan main hahahaa. Oya, di sekitaran Batu Caves ini, ada banyak burung juga, terus g...

One Day In Malaysia..

Seperti yang gue ceritain dipostingan gue sebelumnya, Gue ke Malaysia tiketnya dibayarin sama kantor. Kantor gue baik bgt ya? Iya! Dapet beginian waktu karyawannya masih dikit, ngga sebanyak sekarang. Dan, tiket pp ini juga nggak Cuma-Cuma kok dikasihnya! Tiket ini dikasih karena ada sesuatu yang kita achieve.. Dan berangkatlah 7 wanita ini ke Malaysia.. Hari pertama, kita sampai di Malaysia itu malam hari. Langsung check in hotel, taro barang, mandi, keluar lagi cari makan sambal keliling-keliling sekitar hotel buat ngeliat Malaysia malam hari. Dan lumayan lah dapet beberapa spot foto yang instagramable gituu~ kaya gini contohnya.. Setelah puas berkeliling, kami kembali ke hotel dan beristirahat.. Esok harinya, kami bangun jam 7.00 pagi dengan kondisi belum sholat subuh.. bangun-bangun gedeag gedebug langsung ambil wudhu.. Untungnya, jam 7.00 pagi waktu Malaysia itu sama seperti jam 6.00 pagi waktu Indonesia. Jadi, disana memang lebih cepat 1 jam, namun kon...

Bukan sekedar jalan-jalan, banyak hikmah yang bisa kita ambil~

Seperti yang udah gue ceritain di post gue yang sebelumnya, ke Malaysia ini memang adalah salah satu dari bagian mimpi besar gue. Dan banyak banget hal yang bener-bener gue renungin dari kisah ini. Dimulai dari bagaimana gue harus merubah perspective gue bahwa ke luar negeri itu, bukan cuma tentang jalan-jalan, bukan cuma sekedar menikmati ciptaan Allah Swt. Karena ketika kita mikir kaya gitu, yang ada malah cuma berpikiran "ngapain sih ke luar negeri? Negara gue aja udah indah banget, melebihi negara orang. 😕" Tapi, ke luar negeri itu adalah tentang bagaimana kita mempelajari sistem disana, bagaimana kita mengambil hikmah dalam suatu perjalanan, tentang pengalaman apa aja yang bisa kita ambil, tentang banyaknya bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru dengan kelakuan, kepribadian, bahkan kepercayaan yang berbeda-beda. Seperti waktu di Malaysia kemarin, untuk pertama kalinya, gue ngeliat orang sholat tanpa kaos kaki, dengan rok ngatung....

ILM Arts festival

ILM Arts festival adalah sebuah acara yang berisi tentang ceramah, kajian, dan insight tentang Islam. Seklias, kalo gue ceritain kaya gitu kayanya biasa banget ya? Padahal enggak. Sama sekali enggak. Ini acara sumpah super duper keren banget!!! Jadi, mereka menyampaikan nya tuh dengan cara yang sangat berbeda. Melalui seni. Mereka menyampaikan dengan cara nyanyi, puisi, fashion, lukisan lampu, photography, videography, mural, calligraphy, dan berbagai macam hal berbau seni keren lainnya. Mereka tuh orang-orang yang keren banget 😍 mereka bisa menyampaikan islam, mereka bisa berdakwah dengan cara yang nggak membosankan. Dan ada satu penampilan yang ngebekas banget. Yaitu Fyyn Jamal. Dia membawakan speaking word yang bertemakan "perempuan" banget deh. Penonton yang perempuan rata-rata pada nangis ketika dia tampil. Karena dia juga membawakan nya sambil menangis. Ah :') Isinya kaya gini, "One thing for sure I am a lot free, I h...

The Power Of Du'a

Pada suatu pagi di bulan oktober 2016, ada chat di salah satu grup WhatsApp kantor, isinya "list yang mau ke Malaysia, untuk ikut acara ILM: 1. 2.". Saat itu, gue masih baru nyalahin sambungan data, akhirnya nomor 1 terisi dengan nama Kak Wini. Tanpa pikir panjang, gue langsung menuliskan nama pada nomor 2. Padahal saat itu, gue sedang tidak punya tabungan. Karna gue memang orang yang susah untuk nabung 😂🙈🙈 Sebenarnya, ini sudah wacana ketiga mau ke Malaysia sama anak-anak kantor. Wacana pertama, untuk dateng ke acara yang sama di tahun lalu tahun 2016, yaitu ILM art festival. (Tentang acara itu baca di next post yaaaap, nanti Muti ceritain 😊), wacana kedua tadinya mau pergi di bulan agustus 2016, mau ke acaranya mufti menk, tentang kajian islami gitu. Tapi karna satu dan lain hal, akhirnya gagal lagi. Dan wacana ketiga, ya kemarin itu. Yang akhirnya alhamdulillah bukan hanya wacana lagi 😊 Jujur, 2x ngga jadi pergi waktu awal-awal itu karna gue emang...

Ku Titipkan Kamu Kepada Allah-ku :)

Ketika aku tau apa yang aku jalani adalah sebuah kesalahan dan suatu hal yang di larang oleh Allah, ketika aku tahu ini bukanlah cara yang dibenarkan oleh Allah untuk menyikapi anugrah rasa yang diberikan oleh-Nya, namun disisi lain aku tidak rela untuk mengakhiri semuanya, aku tidak rela untuk menghentikan semua komunikasi yang bersifat “continue” ini, aku tidak rela untuk mengakhiri kebahagiaan dengannya saat ini, aku tidak rela untuk mengakhiri rasa nyamanku saat ini, aku tidak rela untuk kehilangan sikap baiknya dan perhatiannya yang saat ini membuatku sangat nyaman. Intinya, aku tidak bisa untuk merelakan dan menyuruhnya pergi untuk saat ini. Bukan bukan tidak, tapi belum bisa. Ya, aku tau aku salah, aku yang kurang membentengi diriku, aku yang membiarkan dia masuk kembali ke kehidupanku padahal dia sudah bertahun-tahun menghilang, dan aku sudah bertahun-tahun pula menghilang dari hidupnya, aku sudah bertahun-tahun menghindar layaknya orang tak saling kenal ketika...